Disusun oleh:
Lisa Umami (1118033)
PERAN GURU PAI DALAM PENGELOLAAN
MEDIA PEMBELAJARAN
Penggunaan media pembelajaran dalam mengajarkan materi Pendidikan Agama Islam bukanlah sekedar upaya untuk membantu guru, namun juga membantu peserta didik dalam belajar. Penggunaan media pembelajaran akan membantu peserta didik untuk lebih fokus pada apa yang disampaikan oleh guru, dapat meningkatkan pemahaman peserta didik, serta dapat menerima pesan dengan baik dan benar.
Media pembelajaran juga dapat membantu agar tidak adanya kesimpangsiuran antara yang diterima oleh peserta didik. Oleh karena itu, penggunaan media sangat dianjurkan dalam mengembangkan pembelajaran, khususnya pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Beberapa hal harus diperhatikah oleh seorang guru dalam menentukan media pembelajaran. Pertama, untuk siapa media pembelajaran dibuat, untuk anak-anak (tingkat Sekolah Dasar) atau untuk orang dewasa (SMP/SMA). Kedua, karekteristik murid yang akan dijadikan sasaran. Ketiga, guru harus memperhatikan prinsip-prinsip dalampenggunaan media, yang dalam hal ini penulis akan memperluas penjelasannya dalam pembahasan.
Dengan demikian, penggunaan media untuk menyampaikan pesan pembelajaran akan lebih dihayati tanpa menimbulkan kesalahpahaman bagi keduanya yaitu murid dan guru. Hal ini dimaksudkan agar murid dapat menangkap materi pelajaran dengan mudah, efektif, dan dapat dicerna dengan baik. Media pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah perantara atau pengantar pesan guru agama kepada peserta didik. Media pembelajaran ini sangat diperlukan dalam merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat peserta didik, sehingga terjadi proses belajar mengajar serta dapat memperlancar penyampaian materi Pendidikan Agama Islam.
Guru Pendidikan Agama Islam dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang disediakan oleh sekolah, baik visual, audio visual, berbasis lingkungan, dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Guru Pendidikan Agama Islam seringkali menggunakan media pembelajaran guna memperjelas pemahaman siswa, guru Pendidikan Agama Islam seringkali menggunakan metode-metode pembelajaran sebagai berikut berikut yaitu:
1. Metode ceramah
Metode pengajaran dengan berceramah berceramah atau menyampaikan informasi secara lisan kepada siswa. Metode ini merupakan metode yang paling praktis dan ekonomis, karena tidak membutuhkan banyak alat bantu. Yang dibutuhkan hanya media papan tulis dan spidol.
2. Metode demonstrasi
Metode demonstrasi digunakan pada pengajaran dengan proses yaitu menggunakan benda atau bahan ajar pada saat pengajaran. Bahan ajar akan memberikan pandangan secara nyata terhadap apa yang dipelajari, bisa juga melalui bentuk praktikum.
Sebagai contoh ketika sedang mempelajari tentang bab pengurusan jenazah, maka diperlukan media yang menjadi jenazahnya seperti boneka atau manekin, hal ini menjadikan siwa mempermudah gambaran bagaimana cara memandikan, mengkafani dan mengshalatkan jenazah. Atau menggunakan cara yang lainnya yaitu guru memutar video tutorial tentang cara-cara pengurusan jenazah menggunakan media pembelajaran proyektor.
3. Metode percobaan
Metode percobaan merupakan metode pengajaran dengan menggunakan praktikum atau praktik. Masing-masing siswa dengan ini mampu melihat proses dengan nyata dan belajar secara langsung. Guru mengajarkan siswa tata cara berwudhlu yang benar. Setiap siswa wajib mempraktikkan hal-hal yang telah dijelaskan dan dipraktikkan sang guru.
Metode pembelajaran dengan media pembelajaran memang tidak dapat dipisahkanhalini dikarenakan media merupakan cara-cara pengajaran pembelajaran sedangkan media pembelajaran adalah alat-alat yang digunakan untuk menunjang dan memperjelas pemahaman siswa dalam memahami pelajaran. Selain itu, dengan adanya media pembelajaran siswa juga tidak mudah merasa jenuh dengan lamanya waktu pembelajaran.
Hamalik mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan kemajuan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh psikologis terhadap peserta didik. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi, sangat berpengaruh terhadap implementasi media pembelajaran.
Dengan adanya kemajuan tersebut, guru dapat menggunakan berbagai media sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran, sehingga membuat proses pembelajaran lebih menarik. Selain itu, juga semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses pembelajaran. Maka, guru, khususnya guru Pendidikan Agama Islam, Penggunaan media sangat dianjurkan bagi peserta didik yang belum dapat menerima pesan yang disampaikan guru.
Guru sebagai sumber menuangkan pesan ke dalam simbol-simbol tertentu dan peserta didik sebagai penerima pesan menafsirkan simbol-simbol tersebut, sehingga dipahami sebagai pesan. Agar pesan yang disampaikan oleh sumber atau pesan tadi bisa juga sampai pada penerima pesan, maka dibutuhkan adanya wadah yang disebut dengan “media” media ini disebut saluran (chanel). Biasanya, dalam proses komunikasi walaupun pesan (message) atau informasi sudah diberikan oleh sumber dan ditujukan kepada penerima melalui media akan tetapi tidak ada umpan balik maka proses komunikasi tidak sempurna.
Sumber:
Buku Penerapan dalam Pembelajaran Pendidikan Islam ditulis oleh Muhaimin
Sumber:
Buku Penerapan dalam Pembelajaran Pendidikan Islam ditulis oleh Muhaimin
Komentar
Posting Komentar